BENGKALIS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis bersama Satgas Gabungan terus mengintensifkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah, meliputi Kecamatan Rupat, Mandau, Rupat Utara serta Kecamatan Siak Kecil, Kamis (29/1/2026).
Kecamatan Rupat, kebakaran lahan perkebunan yang terjadi sejak 23 Januari 2026 masih dalam penanganan intensif. Memasuki hari ke-7, luas lahan terdampak mencapai ±6 hektare dengan karakteristik lahan gambut. Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bengkalis, TNI, Polri, Damkar, MPA, pihak perusahaan, serta masyarakat terus melakukan pemadaman dan pendinginan karena masih ditemukan titik-titik asap di beberapa lokasi.
Sedangkan Kecamatan Mandau, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Tegar Ujung Kanal Atiam, Kelurahan Pematang Pudu masih dalam proses pendinginan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bengkalis (SalmanAlfarisi, ST) turun langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan upaya pemadaman berjalan optimal serta memperkuat koordinasi lintas sektor bersama TNI, Polri, Manggala Agni, MPA, dan unsur masyarakat. Kehadiran pimpinan BPBD di lapangan menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam pengendalian Karhutla.
Di Kecamatan Rupat Utara, kebakaran semak belukar terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Dusun Tua, Desa Teluk Rhu sekitar pukul 16.00 WIB dengan luas lahan terbakar ±0,5 hektare. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Polri, Satpol PP, dan Damkar Kecamatan Rupat Utara bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian. Hingga saat ini titik api dan asap dipastikan padam total terkendali.
Selain itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bengkalis (H. Arnizam, MH) juga turut langsung melakukan pemadaman di Kecamatan Rupat, guna memastikan dukungan personil, peralatan, serta logistik penanggulangan bencana berjalan maksimal di lapangan.
Tidak hanya itu, kebakaran lahan juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Siak Kecil, tepatnya di Desa Lubuk Gaung, Dusun Cempedak. Berdasarkan laporan masyarakat, tim BPBD Kecamatan Siak Kecil langsung turun ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman awal dan pemantauan kondisi di lapangan. Hingga saat ini, proses penanganan masih berlangsung dan laporan lengkap akan segera disampaikan menyusul oleh petugas di lapangan.
BPBD Kabupaten Bengkalis mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan kepada aparat setempat atau Pusdalops-PB apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan. Sinergi seluruh unsur menjadi kunci utama dalam mencegah meluasnya Karhutla di wilayah Kabupaten Bengkalis.

_(1)_(1)_(1).png)
Berita Lainnya
Ancaman Abrasi didaerah Pesisir BPBD Bengkalis lakukan mapping dan pendataan sementara dilapangan
PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BENGKALIS KEMBALI MENYERAHKAN BANTUAN SOSIAL MENINGGAL DUNIA AKIBAT COVID-19 DI TAHUN 2021 KEPADA AHLI WARIS YANG SAH