BENGKALIS, 3 Juni 2026 – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bengkalis. Berdasarkan laporan harian Pusdalops-PB, sedikitnya terdapat tiga lokasi kebakaran yang menjadi fokus penanganan tim gabungan pada Rabu (3/6/2026), yakni di Kelurahan Tanjung Kapal dan Desa Pancur Jaya, Kecamatan Rupat, serta Desa Api-api, Kecamatan Bandar Laksamana.
Kebakaran terbesar terjadi di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) perbatasan PT Priatama dan PT SRL, Jalan Kolidor, RT 14/RW 07 Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat. Memasuki hari kedua penanganan, luas lahan yang terbakar bertambah dari sekitar 2 hektare menjadi kurang lebih 5 hektare.
Vegetasi yang terbakar berupa pohon akasia dan semak belukar di atas lahan gambut. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Manggala Agni, pihak perusahaan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat setempat terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan.
Sebanyak satu unit helikopter water bombing BNPB jenis MI-8 AMT turut dikerahkan untuk membantu memadamkan api dari udara. Selain itu, kebakaran lahan juga terjadi di Jalan Sungai Raya, Dusun IV RT 12/RW 04 Desa Pancur Jaya, Kecamatan Rupat.
Kebakaran pada lahan bekas steking perkebunan masyarakat dengan luas sekitar 0,5 hektare berhasil dipadamkan oleh tim gabungan. Saat ini kondisi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali, meskipun masih dilakukan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya titik api kembali.
Sementara itu, di Kecamatan Bandar Laksamana, kebakaran lahan terjadi di kawasan KM 4 Desa Api-api, Dusun Mekar Sari. Lahan gambut yang baru ditanami kelapa sawit dengan luas sekitar 1 hektare terdampak kebakaran. Hingga sore hari, tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.
Secara umum, kondisi cuaca di wilayah terdampak terpantau cerah hingga cerah berawan dengan intensitas hujan nihil. Faktor cuaca kering, kondisi lahan gambut, serta keterbatasan sumber air di beberapa lokasi menjadi kendala dalam proses pemadaman.
BPBD Kabupaten Bengkalis bersama seluruh unsur terkait terus meningkatkan kesiapsiagaan dan mengoptimalkan upaya pemadaman guna mencegah meluasnya kebakaran. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun asap di lingkungan sekitar.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengapresiasi kerja keras seluruh personel gabungan yang terlibat dalam penanganan karhutla dan berharap dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
#HumasPusdalopsPB

.png)
Berita Lainnya
BPBD Kab. Bengkalis bersama tim Satgas Gabungan Lakukan Evakuasi Penemuan Korban Tenggelam Ditemukan di Perairan Ketam Putih di Hari Ke 3
BPBD BENGKALIS TANGGAP RESPONSIF BAHAS ISU NARKOBA BERSAMA PMII KAB. BENGKALIS