RUPAT - Upaya pemerintah untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan salah satunya peran aktif masyarakat desa adalah turut serta melakukan pencegahan lebih awal sebelum terjadi Karhutla. Dengan itu dilaksanakan Program Desa Bebas Api 2022. Kegiatan ini dilaksanakan Oleh PT. SUMATERA RIANG LESTARI ( SRL ) di Ballroom lantai 7 Hotel CITITEL Dumai, Kamis.(17/11).
Kepala pelaksana (Kalaksa) BPBD kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo, ST yang diwakili Bidang Pencegahan Dan Kesiapsiagaan melalui Jabatan Fungsional analis Kebencanaan Ahli Muda, Sobirin, S.Kom . " Peran masyarakat desa beserta pemerintah desa mencegah kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya masing-masing sangat di perlukan terutama warga yang mau membuka lahan perkebunan atau pertanian mereka karena pembersihan lahan di saat musim kemarau sering menjadi awal sumber api," ujar Sobirin.
Fungsional analis Kebencanaan Ahli Muda, Sobirin, S.Kom juga didampingi Pusdatin BPBD Bengkalis (Marwan Iryadi dan Muhammad Faisal).
Dengan adanya program Desa Bebas Api diharapkan masyarakat desa yang berada disekitar hutan desa tidak melakukan pembakaran lahan di saat musim kemarau.
Kegiatan ini juga dilaksanakan penyampaian verifikasi data kejadian Karhutla periode Juli 2022 s/d Oktober 2022 Di Kecamatan Rupat oleh Pihak Pihak Terkait dan Penandatanganan Berita acara Desa yang berhak mendapatkan reward. Tampak hadir dari Dinas Lingkungan Hidup Kab. Bengkalis, Kapolsek Rupat, Danramil Rupat dan UPT KPH BENGKALIS Pulau.#Pusdalops-PusdatinPB #HumasBPBD


Berita Lainnya
Tim BPBD kab. Bengkalis dirikan tenda darurat pengungsian di 3 Desa Masih Terendam Air di siak kecil
Terjun Kelaut, Penumpang Penyebrangan Ro-ro Air Putih Selari Tim BPBD dan Tim Satgas Gabungan Upaya Pencarian dan Penyisiran