Jumat, 03 April 2026 | 21:31:12 WIB | Dibaca : 3 Kali

Kalaksa BPBD Bengkalis Dampingi Polda Riau dan Guru Besar IPB Tinjau Karhutla di Desa Sekodi

Editor : MUHAMMAD AFDAL - Reporter : IFFIAN - Fotografer : SUTRIMO
Kalaksa BPBD Bengkalis Dampingi Polda Riau dan Guru Besar IPB Tinjau Karhutla di Desa Sekodi Teks foto: Kalaksa BPBD sisi kiri, kanan tengah Kalaksa BPBDPK Provinsi Riau, kanan ujung Kapolda Riau

BENGKALIS – Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bengkalis turut mendampingi jajaran Polda Riau bersama Guru Besar IPB University bidang perlindungan hutan, Prof. Bambang Hero Suharjo, dalam peninjauan langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Jum'at 03 April 2026.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret sinergi lintas instansi dalam mengantisipasi dan menangani potensi karhutla yang diperkirakan meningkat seiring fenomena El Nino yang menguat. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Bambang Hero Suharjo menyampaikan bahwa kondisi yang terjadi saat ini merupakan bagian dari prediksi ilmiah terkait perubahan iklim global yang berdampak pada meningkatnya risiko kebakaran.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik menjadi indikator munculnya El Nino ekstrem yang berpotensi memperparah kekeringan lahan. Kondisi ini membuat wilayah rawan karhutla, termasuk Kabupaten Bengkalis, harus meningkatkan kewaspadaan sejak dini.

Dalam peninjauan lapangan, tim juga mengamati kondisi tinggi muka air di kanal dan parit yang mulai mengalami penurunan menuju batas kritis. Hal tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya potensi kebakaran yang perlu segera diantisipasi melalui langkah-langkah pencegahan yang terukur.

Kalaksa BPBD Bengkalis Salman Alfarisi, ST menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui peningkatan patroli, koordinasi lintas sektor, serta edukasi kepada masyarakat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus memperkuat patroli dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan guna menekan angka kejadian karhutla di wilayah Riau.

Peninjauan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif menghadapi puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi dalam beberapa bulan ke depan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan akademisi dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

#HumasPusdalopsPB